Kejurnas Drag Bike Region 2 Putaran 5 Cuma 11 Starter, Kok Bisa???...

Kejurnas Drag Bike Region 2 Putaran 5 Cuma 11 Starter, Kok Bisa??? Ini Dia Penjelasannya.!

BERBAGI
rct

Maniakbalap.com – Kabar mengejutkan sekaligus miris memang bila membaca judul di atas, tapi memang seperti itu kenyataanya, ajang balap kejuaraan nasional drag bike yang seharusnya ramai pembalap malah sepi. Balap yang awalnya sudah ada 60 lebih starter ini tiba-tiba sepi dan menjadi hanya 11 starter dengan 7 dragster saja yang ikut gas di seri kelima, ahad 27 Agustus 2017 kemarin.

“Awalnya ada 60 peserta lebih, tapi karena kouta gak memenuhi di setiap kelasnya jadi banyak yang mengundurkan diri, dan terpaksa kita hanya gas di dua kelas kejurnas saja, dengan masing-masing kelas DB2 6 starter dan kelas DB3 5 starter” Ungkap panitia saat di sirkuit lanud Gading, Wonosari ahad kemarin.

Padahal kalo dilihat dari segi persaingan, di region 2 (jawa) adalah region yang paling ketat, disini banyak pembalap ternama Indonesia, catatan waktu fantastis pun bukan hal yang baru lagi di region 2 ini. tapi mengapa malah di ajang sekelas kejurnas sepi peminat, kan seharusnya malah ramai pembalap berebut gelar kejurnas?

rct

“Menurut saya balap kejurnas seri lima sepi karna banyak yang keberatan masalah ban ya, kan seri kelima ini wajib pake ban depan belakang swallow di kelas poin, harga ban yang sampai 500rb depan belakang harus di beli untuk semua motor, sedangkan disini banyak tim privater, yang lebih repot lagi, ganti ban itu harus juga harus setting mesin lagi, tapi kalo sudah terbiasa mungkin bisa berjalan” ungkap Bayu Ucil pembalap purwodadi yang terpantau hadir di ajang kejurnas seri 5 kemarin.

bayu ucil #
bayu ucil #

Sedangkan pandangan berbeda di utarakan oleh sang maestro drag bike ” Exo Chodox” yang selama ini secara blak-blakan menyebut kurang suka dengan ajang kejurnas drag bike, tentunya dengan alasan yang logis. “Sebenarnya ini bisa buat pelajaran lah untuk pihak EO/IMI sndiri, biar berbenah. Menurut saya semakin sepinya balap drag karena jumlah kelas yang makin banyak, seharusnya dipilih saja beberapa kelas yang memang perlu, agar peserta tak terpecah-pecah” Tutur pembalap asal kota semarang itu.
Exo Chodox #157
Exo Chodox #157

Selain faktor kelas yang semakin banyak, pembalap sekarang itu juga gak cuma butuh pengakuan. Gak cuma butuh pengakuan juara nasional, tapi lebih butuh lagi apresiasi yang setimpal supaya para pembalap juga merasa dihargai prestasinya. Ya setidaknya hadiah sama uang pendaftaran minimal setimpal supaya banyak yang berminat” Tambah Exo Chodox yang juga pernah cicipi gelar juara nasional drag bike dua tahun silam.

Nah loh gimana tuh, memang kalo kita lihat di ajang kejurnas drag bike ini kurang di minati banyak tim, berbeda dengan ajang kejurnas road race yang tertata rapi dan selalu ramai peserta.

Gelar juara umum nasional itu memang memiliki gensi tersendiri tapi apresiasi atas prestasi perlu juga dong. Ya tapi kalo menurut portal ini sih gak perlu ada yang di salahkan ya, sebaliknya bisa untuk intropeksi diri aja deh, yang kurang rapih ya di rapihkan dan yang kurang jelas ya di perjelas, sebab kalo semua jelas pasti juga semuanya berminat.

Oke, semoga saja bapak/ibu petinggi disana membacanya dan bisa lebih baik lagi di seri selanjutnya. #Majulah Balap Indonesia (BZ)

KOMENTAR
rct