The Battel Kawahara IRC IDC Is Back : Seri Pertama 18 Maret...

The Battel Kawahara IRC IDC Is Back : Seri Pertama 18 Maret 2018 (Yogyakarta), Ini dia Regulasinya

BERBAGI
rct

Maniakbalap.com – Ajang yang ditunggu-tungu para pecinta balap lurus ahirnya fix bakalan diselenggarakan kembali di tahun 2018, untuk titel sendiri masih sama dengan tahun lalu, yaitu ”Kawahara IRC IDC” dengan ditambah dukungan dari Desigen One, RacerTees, HTJRT, GM Helmet dan GDS untuk season 2018.

Erdeve Indonesia selaku EO telah melangsungkan launching pada kamis 15 Febuari 2018 kemarin, dan menetapkan beberapa peraturan baru supaya di seri tahun ini berlangsung lebih baik dari tahun lalu tentunya.

Konpers Launcing Kawahara IRC 2018
konferensi pers Launcing Kawahara IRC 2018

Acara yang berlangsung di RM Padang “PH Jaya” di Jl. Raya Jogja-Solo ini sendiri dihadiri oleh media, mekanik, pembalap, manager tim dan berbagai insan pelaku otomotif ini membahas beberapa perubahan untuk Kawahara IRC IDC 2018.

Untuk penetapan kelas sendiri, kelas poin seri menjadi 6 kelas utama poin dan 2 kelas poin tambahan, dan 3 kelas pemula, serta 2 kelas bracket melengkapi kuota 13 kelas kelas khusus regular. Jadi disini ada 13 kelas ‘Reguler’ atau kelas yang bakalan selalu dimainkan setiap serinya, “Sementara kelas lokal atau pun supporting lainnya akan berbeda setiap seri, tinggal melihat bagaimana jumlah pesertanya saja” ungkap Mr, Deon Erdeve saat sesi konferensi pers.

rct

Lanjut, Ajang ini sendiri bakalan melangsungkan 5 seri, dimana seri 1 berlangsung di Lanud Gading, Wonosari (Yogyakarta), pada 18 Maret 2018, dan seri 2 di Jateng pada 6 Mei, namun di seri kedua belum ditentukan soal lokasinya, ” lokasi akan menyusul karena kita benar-benar akan memantau sirkuit yang layak untuk digunakan.” Tambah Mr, Deon

Regulasi

Sekarang kita bahas mengenai regulasi IDC untuk season 2018, mulai dari kelas poin seri utama (open) ada 6 kelas yaitu Sport 2T TU 155cc, Bebek 4T TU 200cc, Matic TU 200cc Knalpot KWR, FFA s/d 350cc, Bebek 4T TU 130cc dan Sport 2T STD 155cc. Di 6 kelas poin seri ini, 3 kelas wajib menggunakan ban IRC Speed King (depan belakang), yaitu Sport 2T TU 155cc, Bebek 4T TU 200cc, Matic TU 200cc (Knalpot Kawahara), dan di kelas sisanya hanya diwajibkan mengunakan salah satu saja yang menggunakan ban IRC Speed King.

Sementara 2 kelas poin yang tidak berseri (total 8 kelas poin), ada perubahan yaitu Bebek 2T TU 130cc diganti dengan bebek 4T 155cc STD Porting. Untuk kelas Sport 2T TU 140cc masih tetap berlanjut. Sedangkan untuk kelas pemula bakalan dibuka 3 kelas poin, yaitu Sport 2T STD 150cc, bebek 4T TU 130cc dan Matic TU 200cc.

Untuk para lady racer alias pembalap wanita sendiri tidak dibukaan kelas khusus, melainkan untuk pembalap wanita bakalan dihitung secara khusu untuk poinya, untuk diambil siapa yang terbaik, jadi nanti setiap pembalap wanita poin bakalan di ambil dari kelas reguler (kelas yang selalu ada di setiap seri IDC) yang ia ikuti, misalkan ada 3 pembalap wanita ikuti kelas bebek 4tak 130 tu poin, dan masuk final hanya podium ke 7, 9 dan 12, Nah disini yang podium ke 7 dianggap podium pertama diantara para wanita dan diganjar 25 poin, begitupun seterusnya dikelas ‘Reguler’ lainya.

Jadi yang rajin ikut kelas reguler meski doi gak podium pertama, bakalan berpeluang jadi the best lady racer dan diganjar uang 5 juta rupiah. Selain kabar tersebut, bagi tim yang sudah terlanjur rombak frame bebek 130tu’nya juga bakalan sedikit lega, karna di IDC 2018 ini memperbolehkan mengunakan frame tersebut, dengan catatan wajib sefty dan non alumunium, Mantap. Nah, kalo masi ada yang belum paham nanti tunggu aja ulasan kususnya di portal ini tentunya. (MB)

KOMENTAR
rct